Tuesday, February 27, 2024
spot_img
HomeBUSINESS EXPERT- BRANDINGKunjungan Fashiontrack dalam menganalisa Trend Fashion Bangkok yang Menggiurkan Gen Z Indonesia

Kunjungan Fashiontrack dalam menganalisa Trend Fashion Bangkok yang Menggiurkan Gen Z Indonesia

Fashion Indonesia banyak mengadopsi impor baju dari Bangkok dengan harga yang lebih murah namun kualitas yang bagus. Siapa yang menyebabkan hal ini? seperti apa kreativitas dan produksi terbentuk di negara Thailand, mengapa harga bahannya bisa unik? dan bagaimana trend lifestyle bisa terbentuk dengan mudah di Thailand.

Fashion Runway

Baju impor Bangkok banyak diminati karena kualitasnya yang memiliki variasi model dan warna yang menarik. Meskipun harganya lebih mahal dibandingkan dengan baju lokal, koleksi baju impor Bangkok tetap menjadi pilihan. Bangkok memiliki industri tekstil yang berkembang pesat dan menghasilkan pakaian berkualitas tinggi. Banyak merek terkenal seperti Zara dan H&M juga memproduksi pakaian mereka di Thailand. Selain itu, bahan-bahan yang digunakan juga berkualitas tinggi sehingga baju impor dari Bangkok terkenal awet dan tanpa mengenal musim.

Dalam perbincangan khusus dengan Indah Warsetio selaku Konsultan dan Co-founder Fashiontrack.id, ia melihat fenomena ini kian massif ditengah industri fashion tanah air yang membutuhkan dorongan untuk bertumbuh. “Upaya kita saat ini mendampingi pelaku bisnis fashion untuk dapat menciptakan trend fashion yang populer di Indonesia” Ungkap Indah kepada tim redaksi.

Fashiontrack menjawab kebutuhan pebisnis dalam dua aspek yakni terkait pelatihan skill fashion designer dan juga sebagai pendamping konsultan bagi para pelaku bisnis fashion. Indah juga menambahkan “Banyak faktor penting yang dapat meningkatkan Industri fashion Indonesia, seperti harga produk yang terjangkau, kualitas produk yang bagus, kreativitas yang berkembang pesat, bahan baku yang terjangkau, dan tren lifestyle yang harus terbentuk.”  Terang Indah Warsetio.

Workshop Bisnis Fashionpreneur bersama Jakarta Fashion Hub.

Tren fashion Bangkok pun mulai dikenal di Indonesia, khususnya di Bali dalam jeda waktu setelah beberapa negara Asia seperti Jepang dan Korea Selatan memperkenalkan ciri khas fashionnya. Adapun, ciri khas fashion dari Bangkok adalah desainnya yang unik dan berani. Salah-satunya bentuk asimetris yang tampak pada ­­pada model gaun panjang atau dress. Kesan elegan dan berkelas terlihat pada fashion Bangkok meski terlihat lebih gloomy.

Ciri khas yang melekat pada fashion Bangkok tak lepas dari ide kreatif yang terus bermunculan Kreativitas di Thailand terbentuk melalui program-program pelatihan yang diselenggarakan oleh Kementerian Perdagangan untuk meningkatkan kapasitas perajin lokal. Jadi, di sini pemerintah ikut andil dalam mengembangkan kreativitas masyarakatnya. Thailand berupaya untuk mengamankan 1,2 juta pekerjaan dalam industri fashion dan mendidik 6.000 ‘orang fashion’, yang terdiri dari desainer, pedagang, dan spesialis produksi. Selain itu, pendidikan berkelanjutan dari desainer Thailand membantu memastikan desain tingkat tinggi sepanjang jalan. Pemerintah di sana juga mengembangkan ekonomi kreatif dan mendukung sektor kreativitas sebagai mekanisme untuk memajukan perekonomian di Thailand.

Dengan dukungan dari pemerintah, banyak desainer muda Thailand yang berani dan eksperimental dalam menciptakan tren baru. Mereka menciptakan merek-merek yang inovatif dan berfokus pada tren gaya hidup yang sesuai dengan preferensi anak muda. Kehadiran Youthpreneur ini tidak hanya memengaruhi dunia fashion, tetapi juga tren gaya hidup secara keseluruhan. Mereka menciptakan produk-produk yang mencerminkan kebutuhan dan keinginan generasi muda Thailand, dan beberapa di antaranya juga berhasil menembus pasar Internasional.

Selain karena ke khasannya yang sedang menjadi kiblat fashion di Indonesia, kualitas bahan yang baik terjangkau pun menjadi hal yang tak bisa dipandang sebelah mata. Bahan-bahan yang diproduksi di Thailand seperti serat sintetis, pemintalan, tenun, rajutan, garmen, dan kain berkualitas tinggi seperti sutra Thailand yang biasanya di produksi dari dalam negeri. Harga bahan dari Bangkok lebih terjangkau dibandingkan dengan harga di Indonesia karena Bangkok memiliki industri tekstil yang berkembang pesat dan biaya produksi yang lebih rendah. Hal ini membuat para desainer Thailand lebih mudah untuk menciptakan produk fashion yang berkualitas dengan harga yang terjangkau.

Salah satu faktor yang turut mendorong perkembangan tren fashion Bangkok adalah banyaknya pelaku youthpreneur di negara tersebut. Para youthpreneur ini sering kali memulai bisnis mereka dengan menjual produk fashion dari Thailand. Mereka memanfaatkan media sosial untuk mempromosikan produk mereka ke seluruh dunia. Keberhasilan para youthpreneur ini telah mendorong perkembangan tren fashion Bangkok di Indonesia. Hal ini dapat dilihat dari banyaknya toko online dan influencer yang menjual produk fashion dari Thailand.

Jadi, itulah sebab mengapa Trend Fashion Bangkok begitu diterima, anak muda Indonesia dapat menemukan berbagai pilihan pakaian yang sesuai dengan selera mereka tanpa harus menguras dompet. Dalam kesempatan ini, Fashiontrack dan tim redaksi Versihub akan melakukan perjalanan liputan langsung di Bangkok dan akan di siarkan secara live melalui media sosial untuk melihat seperti apa roda perputaran fashion bisnis yang kian meningkat disana. “Karena itu, harus diketahui karakter market seperti apa dan menyesuaikan kebutuhan serta daya beli di kancah Global itu seperti apa.” Tukas Indah Warsetio.

Kedepannya Fashiontrack akan terus bekerjasama dengan berbagai pihak dan Lembaga industri kreatif Indonesia untuk terus mengedukasi pelaku bisnis yang ingin meluaskan pasarnya hingga mancanegara. (SN)

RELATED ARTICLES
- Advertisment -spot_img

NEW UPDATES