Tuesday, February 27, 2024
spot_img
HomeNEWSTrade Expo Indonesia 2023 Dibuka Hari Ini oleh Presiden Jokowi

Trade Expo Indonesia 2023 Dibuka Hari Ini oleh Presiden Jokowi

Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) secara resmi membuka Trade Expo Indonesia (TEI) ke-38 yang diselenggarakan di ICE BSD City, Tangerang, Banten, Rabu (18/10/2023). Jokowi membuka TEI 2023 secara virtual karena masih berada di China sejak 16 Oktober 2023.

Dalam pidatonya, Jokowi menyampaikan harapannya agar TEI 2023 jadi ajang yang dapat memperluas dan meningkatkan pasar, sehingga pengusaha Indonesia, UMKM Indonesia dan Industri produk lokal Indonesia bisa semakin maju dan menjadi bagian penting dari rantai pasok global.

“Era globalisasi dan kompetisi yang semakin ketat kita tidak boleh lengah, kita tidak boleh hanya menjadi pasar, kita harus menjadi pelaku, harus menjadi produsen yang berdaya saing dan menguasai pasar,” kata Jokowi.

Pada kesempatan ini, Presiden juga mengapresiasi dan menghargai penyelenggaraan TEI ini, yang memungkinkan eksportir Indonesia bertatap muka dengan potential buyer yang ingin melihat produknya langsung, yang ingin melakukan negosiasi langsung.

Dalam kesempatan yang sama, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan, Trade Expo Indonesia yang lalu diikuti 1.097 peserta dan dikunjungi hampir 30.000 pengunjung, dengan total transaksi US$ 15 miliar dan targetnya 50% lebih tinggi daripada target US$ 10 miliar.

“Artinya target tahun ini harus diperbaiki. Di tahun ini pesertanya lebih besar dari tahun lalu yaitu 1.193 peserta. Kemudian diharapkan ekspornya tentu bukan tadi yang disampaikan target US$ 11 miliar, tetapi target tahun ini harus lebih tinggi dari tahun lalu yang US$ 15,8 miliar,” kata Airlangga.

Sampai 13 Oktober 2023, Kementerian Perdagangan (Kemendag) mencatat lebih dari 5.600 buyers (calon pembeli) internasional dari 100 negara akan hadir.

Calon pembeli internasional terbanyak berasal dari India (11,76 persen), Malaysia (7,13 persen), Tiongkok (2,20 persen), Australia (1,90 persen), dan Brasil (1,56 persen). Terjadi peningkatan partisipasi calon pembeli dari negara-negara di kawasan Afrika, Asia Selatan dan Amerika Latin seperti Nigeria, Ghana, Bangladesh, Pakistan, Peru, dan Chili.[]

RELATED ARTICLES
- Advertisment -spot_img

NEW UPDATES